BALIKPAPAN, Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan Kegiatan penelitian optimalisasi pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan bagi Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) di Polresta Balikpapan, Senin (28/3/2022).
Kegiatan dihadiri oleh Kapolresta Balikpapan KBP Thirdy Hadmiarso,
Kabag SDM Polresta Balikpapan Kompol Teguh Gunawan, Kasidokkes Polresta
Balikpapan Iptu ABiyantoro dan Perwakilan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kota Balikpapan, serta anggota
perwakilan satuan fungsi dan polsek
jajaran Polresta Balikpapan.
Sementara itu, Tim Peneliti dari Puslitbang Polri dipimpin oleh Kombes Pol Frans Tjahyono,
S.I.K., M.H. selaku Ketua Tim dengan anggota Prof Dr. Obing Katobi (Konsultan dari BRIN), Penata Tk 1 Sosianti dan Iptu
Gustika Sitanggang, S.Si.
Kegiatan penelitian yang digelar di ruang Command Center Polresta Balikpapan ini,
diawali dengan sambutan Kapolresta Balikpapan KBP Thirdy Hadmiarso.
Dalam sambutannya, KBP Thirdy Hadmiarso mengucapkan selamat datang
kepada Ketua Tim Puslitbang Polri dan rombongan di Polresta Balikpapan.
Kapolresta juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang
setinggi-tingginya kepada Tim Puslitbang Polri yang bersedia hadir untuk melaksanakan
penelitian di Mapolresta Balikpapan.
“Terimakasih kepada Ketua Tim dan rombongan, semoga penelitian
yang digelar siang hari ini bisa memberikan motivasi kepada kami untuk lebih
baik kedepannya,” pungkas Kapolresta.
Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Puslitbang Polri KBP Frans Tjahyono mengucapkan terimakasih kepada Kapolresta Balikpapan dan jajarannya atas penyambutannya yang luar bias baik saat kedatangan hingga saatdi Mako Polresta Balikpapan.
Sebelum melanjutkan sambutannya, KBP Frans Tjahyono memutarkan video
Selayang pandang tentang Puslitbang Polri kepada seluruh undangan dan peserta
penelitian.
KBP Frans Tjahyono menambahkan maksud dan tujuan digelarnya penelitian ini, untuk mengetahui pelayanan kesehatan di
FKTP Polri bagi pegawai negeri pada Polri (PNPP) di lingkungan Polresta Balikpapan.
“Adapun aspek dalam penelitian yakni ditinjau dari fasilitas kesehatan, kualitas
pelayanan kesehatan, jaminan kesehatan, serta kendala yang di hadapi dalam
memberikan pelayanan kesehatan,” lanjutnya.
KBP Frans Tjahyono juga berharap, penelitian bisa memberikan masukan
kepada Pimpinan Polri dalam rangka merumuskan kebijakan sistem pelayanan
kesehatan bagi pegawai negeri pada Polri agar menjadi lebih optimal.
“Hasil penelitian inilah yang akan dikompulir untuk memberikan
masukan arah kebijakan Polri kedepannya khusunya terkait system pelayanan kesehatan,”
tutupnya.
Untuk diketahui, metode penelitian di lakukan melalui Focus Group Discussion dengan pemangku kebijakan. Mulai dari Wakapolresta Balikpapan, Kabag SDM, pengemban fungsi kedokteran, pengemban fungsi SDM, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang dan FGD.

.jpeg)

.png)





